Harga Beras 1 Kg dan Tips Untuk Berbisnis Beras - fripons.info Berita Terbaru

Minggu, 05 Juli 2020

Harga Beras 1 Kg dan Tips Untuk Berbisnis Beras




Berapakah harga beras 1 Kg di tempatmu? Apakah kamu ingin berbisnis beras? Bisnis yang tidak ada matinya, karena semua orang butuh beras untuk dimasak menjadi nasi dan dimakan. Kalau kamu mau berbisnis beras sebenarnya caranya cukup mudah. Yang pertama niat yang kuat, dalam arti niat untuk mencari berkah illahi bukan  niat  hanya sekedar mencari keuntungan pribadi. selain itu memiliki sifat jujur dan keinginan untuk membantu sesama yang membutuhkan (membutuhkan beras, pembeli). bisnis tidak akan langgeng jika penjual mempunyai niat yang jelek, artinya mencari untung dengan cara yang salah.

Berikut dibawah ini kami berikan tips atau langkah awal dalam berbisnis beras ;

  1. Perhatikan tempat,  kita akan berjualan di rumah, ruko atau pasar..
  2. Berikutnya cek dalam radius 1 sampai 2 km ada atau tidak ada pedagang beras, mungkin ada toko sembako yang juga menjual beras dengan merk tertentu. Kalau demikian, jika tidak ada yang menjual berarti tidak ada saingan. Selain itu survei juga kira-kira konsumen suka dengan beras yang harga berapa, misalnya yang banyak dibeli adalah harga 7000, atau 8000 per liter.
  3. Hitunglah luas tempat jualan, mungkin tempat sempit 2x3 meter atau luas untuk toko kita. Ini berhubungan dengan banyaknya jenis beras yang akan kita jual
  4. Siapkan rak dan bak untuk contoh beras yang dijual,  siapkan juga tas kresek dengan berbagai ukuran. misalnya ukuran 2 kg,5 kg dan 10 kg.
  5. Pelajari dan kenali lah berbagai  jenis beras yang akan dijual, jenis beras ramos yaitu bentuknya panjang (long grain) banyak orang menyebutnya beras IR 64, sedangkan adiknya IR 42 termasuk beras pera, adapun jenis beras pandan wangi bentuknya bulat (seperti jempol tangan), beras rojolele berbentuk lonjong dan ada matanya (titik putih di ujung beras), beras ketan warnanya putih pekat dan beras merah yang berwarna merah serta beras aroma pandan. Untuk beras aroma pandan, berbeda dengan pandan wangi, aroma pandan artinya beras itu diberi essen atau wangi pandan (seperti ibu-ibu akan buat puding diberi essen rasa tertentu). Adapun untuk jenis berasnya terserah pedagang mau memakai jenis beras apa. selain itu perhatikan juga bulir beras. beras kualitas super, bulir beras patah -+10 %. Beras kualitas sedang  patah -+ 10 sd 15% dan beras kualitas rendah patah sd 50 %.
  6. Perhatikan juga kelembaban beras, ada beras yang termasuk kategori basah dan beras kering, perhatikan juga warna dan bau beras.
  7. Ketahuilah ukuran karung beras yang bervariasi (terserah penjual mau menjual yang beratnya berapa). Umumnya untuk 1 kg sekitar setara dengan 1,25 L, berat 50 kg setara dengan 62,5 L. namun tidak selalu berat utuh, karena bisa saja jahitan karung jelek, di ganco atau tersangkut paku yang menyebabkan  kebocoran karung.
  8. Sebaiknya kamu juga menyiapkan literan yang bervariasi, ada 0,5 L,1 L dan 2 L. Hal ini penting karena ada pembeli yang kadang “tidak yakin” dengan literan yang dipakai. misalnya 1 L disangka 0.5 L. Dengan adanya 3 macam literan kita bisa meyakinkan pembeli bahwa literan yang kita pakai sudah benar.
  9. Untuk keuntungan yang mau diambil terserah pada anda.

Demikianlah tips awal berbisnis beras, ketahuilah harga beras 1 Kg di pasaran sebelum menjualnya karena kalau kita jual kemahalan tentunya pelanggan akan kabur dari toko kita.  Wassalam.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda